BROS GELAR Pelatihan Koding INA CBG’S

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosisal (BPJS), pemerintah menunjuk BPJS Kesehatan sebagai pelaksana JKN. Peserta JKN adalah setiap penduduk Indonesia. Pada tahun 2015, BPJS Kesehatan akan bertambah kegiatannya karena terjadi pemindahan dari BPJS Tenaga Kerja . Sebagaimana diketahui, Perusahaan dan BUMN wajib mengikutsertakan pekerja / pegawai yang ada menjadi peserta BPJS Kesehatan. Perubahan ini membawa pengaruh ke rumah sakit - rumah sakit swasta di Bali yang selama ini banyak menangani pasien-pasien perusahaan, salah satunya  berupa masalah belum siapnya petugas RS Swasta di Bali dalam menangani mekanisme pembayaran BPJS. Sebagaimana diketahui, dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diatur pola pembayaran kepada fasilitas kesehatan tingkat lanjutan adalah dengan sistem INA-CBGs (sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan dan diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013).

Oleh karena itu, diawali pada bulan Desember 2014, Januari dan Februari 2015, Bali Royal Hospital menyelenggarakan Pelatihan dan Pendampingan untuk Rumah Sakit Swasta maupun Negeri di Bali dalam menerapkan kaidah koding diagnosis dan tindakan serta penerapannya sistem INA-CBGs. Diharapkan dengan adanya pelatihan, proses klaim dan pembayaran ke RS Swasta di Bali dari BPJS tidak mengalami kendala, sehingga "cash-flow" terjaga dan tidak menimbulkan gejala fraud yang dapat berujung  pada tuntutan hukum, serta tidak ada perbedaan pemahaman antara DPJP, petugas koding dan verifikator BPJS Kesehatan.

Pelatihan ini diselengggrakan dalam 3 kali pertemuan tatap muka dan beberapa kali dengan teleconference dan webinar. Peserta dalam pelatihan ini berasal dari 11 Rumah Sakit Swasta maupun Negeri di Bali termasuk Bali Royal Hospital (BROS).  Pelatihan dan pendampingan ini memerlukan kesiapan berbagai profesi yang terkait dan bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan dengan sistim pembiayaan INA-CBG's yaitu Dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP), Petugas koding rekam medis dan Petugas yang bertanggungjwab untuk pengajuan klaim.

Disetiap pertemuannya, dibahas 4 modul yang berbeda, pelatihan yang dilakukan dengan pendekatan Blended Learning. Blended learning mengacu pada belajar yang mengkombinasi atau mencampur antara pembelajaran tatap muka (face to face) dan pembelajaran berbasis komputer (online dan offline).

 

Komentar Pengunjung

Nama :
E-mail :
Komentar :