BROS Gelar Seminar Diabetes Siapa Takut? Cegah KomplikasiI Kronis Diabetes Dengan Nutrisi & Pola Hidup Sehat

Bali Royal Hospital (BROS), kembali menggelar seminar kesehatan mengenai Diabetes pada sabtu, 28 Mei 2016 bekerjasama dengan SOYJOY. Seminar ini bukan yang pertama kalinya, tetapi sudah 3 tahun berturut-turut kami mengadakan seminar rutin mengenai Diabetes, sebagai suatu bentuk kepedulian dan perhatian kami terhadap penyakit yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia dan Bali khususnya, apalagi Diabetes ini tergolong sebagai ‘Silent Killer’. Seminar yang bertemakan “Diabetes Siapa Takut”, membuka wawasan kita kembali bahwa penyakit Diabetes itu bukan suatu hal yang harus kita takuti, melainkan bagaimana usaha kita untuk dapat mencegah seseorang agar tidak menderita diabetes dan kalaupun sudah menderita diabetes, bagaimana mencegah terjadinya komplikasi kronis dari Diabetes tersebut. Seperti diungkapkan oleh pembicara, Dr. dr. Made Ratna Saraswati, Sp.PD – KEMD, FINASIM, “penyakit diabetes bukanlah penyakit menular, tetapi penyakit yang diturunkan melalui gen. Oleh sebab itu, deteksi dini dan mengatur pola hidup yang sehat merupakan cara ampuh untuk mencegah komplikasi kronis tersebut. Sehingga, walaupun seseorang memiliki bakat “Diabetes”, tetapi jika mampu menerapkan pola hidup sehat, maka penyakit Diabetes dapat diatasi bahkan dicegah sedini mungkin”. Ada 3 hal yang harus diingat dalam mencegah komplikasi kronis diabetes. Yang pertama ‘Diagnosis Dini’ (kenali gejala, periksa gula darah dan konsultasi ke dokter). Kedua adalah ‘Terapi’ (4 pilar terapi diabetes: edukasi, terapi nutrisi medis, aktivitas fisik dan terapi farmakologis/terapi dengan obat). Dan yang ketiga adalah ‘kendalikan ABC’ (A1C<7%, Blood pressure dan Chelesterol).

Seminar Diabetes kali juga menghadirkan dokter konsultan Gizi BROS, dr. Ni Made Dwi Asti Lestari, Sp.GK yang menjelaskan pentingnya menjalankan pola hidup sehat dengan prinsip 3 J (jumlah, jenis, dan jadwal asupan nutrisi sehari-hari). Terkadang, kita sering melupakan bahwa nutrisi yang sesuai adalah salah satu pola hidup sehat, selain cukup istirahat, berolahraga, dan menghindari stress.

Di sela-sela acara, kami mengajak peserta seminar untuk melakukan senam kaki diabetes. Ini merupakan suatu aktifitas sederhana yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, untuk meregangkan otot-otot dan saraf pada kaki. Kelas senam ini biasanya rutin lakukan setiap minggunya, yang dipandu oleh instruktur dari tim Royal Diabetic Clinic (RDC)-BROS, untuk memberikan edukasi, konsultasi, pemantauan nutrisi, dan terapi untuk penderita Diabetes. Langkah ini cukup efektif & membuahkan hasil, dimana pada April 2016 lalu, BROS mendapat penghargaan sebagai “The Best  Presentation dan Best Poster” dalam Bali Endocrine Update (BEU). Melalui RDC ini, kami berharap masyarakat dan pasien-pasien diabetes memiliki suatu wadah edukasi yang membuat mereka semakin aware terhadap resiko Diabetes, namun tidak takut untuk terus fight terhadap Diabetes.

Komentar Pengunjung

Nama :
E-mail :
Komentar :