Kemajuan Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) khususnya dalam bidang In Vitro Fertilization (IVF) saat ini berkembang pesat di seluruh dunia. Teknik ini sempat mencatat keberhasilan hasil luar biasa dan menggemparkan dunia. Metode yang diprakarsai sejumlah dokter Inggris ini berhasil menghadirkan bayi perempuan pada tahun 1978.

Salah satu upaya untuk memperoleh keturunan bagi pasangan infertil adalah program Bayi Tabung meskipun terkesan relatif mahal. Kesuksesan bayi tabung akan sangat ditentukan oleh kualitas klinik dan tim bayi tabung.

Klinik dan Tim IVF Bali Royal Hospital “Royal IVF” berdiri dengan tujuan menjamin kualitas, profesionalisme dan biaya terjangkau.

Klinik IVF Bali Royal Hospital merupakan klink yang memiliki konsep “One Stop Fertility Services” yang ditunjang oleh fasilitas – fasilitas canggih seperti laboratorium embiologi, laboratorium andrologi, USG 4 Dimensi, Ruang Laparoscopy dan Instalasi Radiologi.

 

Apa Pengertian Kurang Subur (Infertil)?

Pasangan suami istri digolongkan tidak subur (infertil) apabila setelah 1 tahun usia pernikahan tanpa menggunakan alat kontrasepsi, belum juga dikarunia buah hati.

 

Apa Penyebab ketidaksuburan?

  • Gangguan dari pria
  1. Gangguan pada testis misalnya kelainan jumlah, gerakan aupun bentuk sperma.
  2. Masalah ereksi dan ejakulasi.
  3. Saluran sperma tersumbat
  4. Telah mengalami vasektomi dimasa lalu
  5. Terdapat antibodi anti sperma
  • Gangguan dari wanita
  1. Endometriosis dan radang atau infeksi pada organ reproduksi.
  2. Saluran telur (tuba) tersumbat, gangguan ovulasi.
  3. Rahim yang tidak normal.
  4. Antibodi anti sperma pada tubuh ibu.
  • Faktor lain yang dapat mempengaruhi ketidaksuburan
  1. Obat – obatan, rokok, alkohol.
  2. TORCH
  3. Kurang pengetahuan, pengaruh lingkungan.
  4. Aktifitas seksual yang kurang tepat.
  • Faktor yang tidak terjelaskan (Unexplained infertility)
  1. Bila setelah dilakukan pemeriksaan lengkap tidak dapat ditemukan kelainannya yang dapat menerangkan penyebab ketidaksuburan pasangan ini dan dinyatakan normal, tetapi tidak hamil.

 

Layanan pada Klinik Bayi Tabung “Royal IVF”

In Vitro Fertilization (IVF)

terbagi dalam 2 metode yaitu:

  1. Convensional

Yaitu pembuahan diluar rahim dengan cara mengambil sel telur dari indung telur dan mencampur sperma dari suami diluar rahim yang dikenal sebagai pembuahan buatan atau bayi tabung.

  1. Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI)

Bila ternyata sperma suami tidak memenuhi syarat dalam proses IVF misalkan terlalu sedikit jumlahnya, maka dilakukan tindakan ICSI, yaitu dengan cara menyuntikkan satu sperma hidup kedalam sel telur.

TESA/PESA

Operasi pengambilan sel sperma pada buah zakar pria yang mengalami masalah pada jumlah atau kualitas sperma atau pada kasus Azoospermia, untuk selanjutnya dapat dilakukan tindakan bayi tabung.

Pemeriksaan pendukung bayi tabung:

  1. Jasa Laboratorium Andrologi: Analisa Sperma
  2. Operasi Laparoscopy, hysterescopy, untuk gngguan pada alat reproduksi wanita.

Inseminasi intrauterine (IUI)

IUI merupakan salah satu teknik inseminasi buatan yang bisa dijadikan opsi tindakan untuk menangani masalah ketidaksuburan.Tindakan ini dilakukan dengan meletakkan sperma di dalam rahim, tuba falopi, atau leher rahim saat ovarium menghasilkan sel telur, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Dibandingkan prosedur bayi tabung, IUI lebih minim sayatan dan biayanya lebih terjangkau.

Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection (IMSI)

IMSI merupakan teknik pemilihan sperma, sehingga dapat membantu memilih sperma dengan kualitas yang terbaik.

Semen Analysis (Pemeriksaan Sperma)

Semen analysis merupakan pemeriksaan sperma yang menganalisis jumlah dan kualitas sperma dalam air mani (semen). Pemeriksaan sperma merupakan langkah pertama yang dilakukan untuk mengetahui masalah kesuburan (infertilitas) pada pria.

Egg Freezing (Pembekuan Telur)

Egg freezing merupakan proses dimana telur wanita (oocytes) diambil dari ovarium wanita yang kemudian dibekukan dan disimpan sebagai langkah untuk memelihara potensi reproduksi pada wanita usia subur. Langkah ini memungkinkan wanita untuk mempunyai bayi kapanpun saat mereka telah siap.

Sperm Freezing

Pembekuan sperma adalah metode paling sukses untuk menjaga kesuburan pria yang memungkinkan mereka untuk memiliki anak di kemudian hari saat mereka menginginkannya. Sama seperti pembekuan telur, pembekuan sperma memungkinkan pria untuk menggunakan sperma mereka jika mereka perlu menunda pembuahan atau jika mereka menjalani prosedur medis yang cenderung mempengaruhi kesuburan.

Embryo Freezing

Bagi pasangan yang mengikuti program IVF dan memiliki sisa embrio, kerap kali menimbulkan kebingungan mau diapakan embrio tersebut. Saat ini, klinik Royal IVF memiliki fasilitas embryo freezing agar dapat memanfaatkan sisa embrio dengan cara membekukan dan menyimpan untuk mempertahankan kelangsungan hidup embrio tersebut. Dengan demikian, sisa embrio dapat digunakan untuk program IVF selanjutnya jika proses yang sebelumnya belum berhasil.

Ovulation Induction

Induksi ovulasi bertujuan untuk menginduksi ovulasi dengan mendorong telur berkembang di ovarium dan dilepaskan, sehingga meningkatkan kemungkinan pembuahan melalui hubungan intim atau inseminasi buatan.

Blastocyst Culture

Blastocyst culture merupakan proses untuk menjaga embrio di laboratorium di dalam kultur sampai hari kelima. Untuk melakukan blastocyst culture yang sukses, penting untuk memiliki laboratorium yang sangat modern dan tim ahli yang berkualitas. Semua ini untuk menjamin bahwa embrio dapat berkembang tanpa kesulitan.

 Laser Assisted Hatching

Laser Assisted Hatching adalah salah satu dari beberapa metode untuk membantu sel telur yang dibuahi untuk menetas dan menempel pada rahim. Metode laser assisted hatching saat ini menjadi salah satu teknik yang banyak dikembangkan dalam aplikasi assisted hatching.