Bali Royal Hospital
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
Link Enlarge

Tips agar anak tidak mudah sakit

Bali Royal Hospital July 30, 2022 Artikel 0

Agar anak tidak sering sakit, ada beberapa hal yang perlu dilakukan ortu. Salah satu hal yang paling utama adalah memberikan asupan nutrisi anak.

Ya, dengan memberikan nutrisi yang baik untuk anak, maka Anda telah membantu menjaga kesehatan anak secara menyeluruh. Pastikan kalau makanan yang anak konsumsi setiap hari mengandung gizi seimbang yang terdiri dari zat gizi makro dan mikro seperti karbohidrat, protein,lemak dan vitamin.

Jangan lupa, bantu anak memenuhi asupan cairannya dengan mengingatkan mereka untuk lebih banyak minum air putih atau cairan pengganti yang lain.

Pastikan juga kalau lingkungan bermain anak tidak berbahaya, seperti bebas kuman, asap rokok, dan polusi. Satu hal yang tak kalah penting, lengkapi imunisasi anak agar mereka terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya yang menular di kemudian hari.

Sumber: hellosehat.com

Share This

Puncak Acara HUT Bali Royal Hospital ke 12

Bali Royal Hospital July 29, 2022 News 0
Share This
Ini-Daftar-P3K-dan-Obat-obatan-yang-Wajib-Dibawa
Link Enlarge

Mau Liburan? Ini Daftar P3K dan Obat-obatan yang Wajib Dibawa

Bali Royal Hospital July 28, 2022 Artikel 0

Sudah beli tiket dan booking penginapan untuk berlibur? Wah, tinggal berangkat, dong? Eits, nanti dulu. Sebelum berangkat liburan, pastikan dulu Anda sudah mengemas berbagai perlengkapan medis untuk dibawa. Bukan cuma baju ganti dan alat makeup, kotak P3K dan obat-obatan juga perlu disiapkan untuk liburan. Apalagi kalau Anda berlibur ke tempat yang jauh dari toko atau apotek. Lalu sebaiknya bawa P3K dan obat apa saja saat liburan? Ini daftar lengkapnya.

Daftar P3K yang harus dibawa ketika liburan

  • Obat merah, misalnya Betadine
  • Pembersih luka antiseptik
  • Plester luka
  • Kapas atau kasa steril secukupnya
  • Minyak kayu putih
  • Losion antinyamuk
  • Hand sanitizer atau tisu basah
  • Salep pereda nyeri
  • Salep antijamur
  • Tabir surya atau gel lidah buaya untuk mengobati kulit yang terbakar matahari

Daftar obat yang harus dibawa ketika liburan

  • Obat pereda nyeri dan penurun demam, misalnya paracetamol atau ibuprofen
  • Obat diare
  • Obat mabuk perjalanan
  • Obat maag dan asam lambung, terutama kalau Anda mengidap penyakit asam lambung
  • Obat alergi, misalnya antihistamin. Kalau Anda pernah mengalami reaksi anafilaktik dan dokter sudah meresepkan epinefrin, bawa juga bersama Anda
  • Obat masuk angin, pilek, dan flu
  • Obat tetes mata
  • Obat-obatan yang sudah diresepkan dokter untuk kondisi kesehatan tertentu. Misalnya Anda punya penyakit asma dan harus selalu bawa inhaler. Atau Anda punya diabetes, jadi harus bawa insulin. Obat darah tinggi juga harus dibawa kalau Anda punya hipertensi
  • Suplemen yang sudah dianjurkan oleh dokter Anda

 

Share This
Link Enlarge

Mengapa pilek alergi bisa terjadi pada anak

Bali Royal Hospital July 27, 2022 Artikel 0

Pernah bertanya, kenapa anak bisa terkena pilek alergi? Sebagai orangtua rasanya tidak tega melihat si kecil bersin dan terus menyeka ingus yang keluar. Perlu Anda ketahui, sebagian anak mungkin saja mengalami pilek alergi akibat cuaca tidak menentu.

Pilek alergi atau rhinitis alergi (hay fever) terjadi ketika seseorang menghirup alergen, sehingga tubuh merespons partikel atau zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Ini bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Ketika alergen masuk, salah satu respons tubuh adalah mengeluarkan zat kimia yang disebut histamin di dalam pembuluh darah. Histamin yang dilepaskan di dalam tubuh menimbulkan reaksi alergi.

Jika dikaitkan dengan cuaca yang tidak menentu, terkadang panas dan hujan, sangat mungkin anak mengalami pilek alergi. Ketika panas, polusi seperti partikel-partikel kecil yang berterbangan di udara mungkin saja membuat si kecil terkena pilek alergi. Selain itu, hujan dan lembap juga meningkatkan pertumbuhan jamur, debu, dan tungau baik di dalam ataupun di luar ruangan.

Partikel-partikel ini bisa berterbangan di dalam ruangan dan menempel pada perabot rumah termasuk kasur dan bantal, sehingga dengan mudah terhirup oleh anak. Di sini, ibu perlu menerapkan cara mengatasi pilek alergi pada anak.

Ketika partikel-partikel masuk ke dalam tubuh, maka timbul reaksi alergi atau gejala pilek alergi seperti di bawah ini.

  • Bersin
  • Gatal pada hidung dan tenggorokan
  • Hidung mampet dan meler
  • Batuk-batuk
  • Sebagian anak mengalami mengi (nada tinggi saat bernapas) dan sulit bernapas, sehingga memicu terjadinya asma

Maka itu, ibu perlu mengatasi kondisi pilek alergi pada anak sesegera mungkin. Dengan begitu, ia bisa ceria saat kembali beraktivitas.

Share This
Cacar monyet dan bagaimana cara penularan virus monkeypox
Link Enlarge

Cacar monyet dan bagaimana cara penularan virus monkeypox (cacar monyet)

Bali Royal Hospital July 26, 2022 Artikel 0

Virus monkeypox berasal dari genus Orthopoxvirus sehingga masih berhubungan erat dengan virus penyebab cacar (smallpox) dan cacar sapi. Sebagian besar penularan cacar monyet pada manusia berasal dari hewan. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui gigitan hewan, kontak langsung dengan cairan atau lesi kulit hewan, atau kontak tidak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus.

Kasus penularan monkeypox antarmanusia terbilang jarang. Anda tidak akan langsung tertular penyakit infeksi virus ini dengan kontak sekilas saja.

Baca Juga: Kapan waktu terbaik melakukan jogging?

Umumnya, dibutuhkan kontak kulit ke kulit yang sangat dekat, sepert saat berhubungan seks, berciuman, maupun berpelukan dengan seseorang yang terinfeksi sebelumnya.

Adapun, beberapa faktor risiko cacar monyet yang perlu Anda perhatikan, seperti:

  • melakukan kontak langsung tanpa melakai alat pelindung diri (APD) dengan hewan liar, terutama yang terinfeksi virus penyakit ini,
  • mengonsumsi daging dan bagian tubuh dari hewan liar tanpa dimasak hingga matang,
  • melakukan kontak erat dengan siapa pun yang memiliki gejala cacar monyet,
  • merawat orang yang terdiagnosis cacar monyet, dan
  • melakukan penelitian terhadap virus monkeypox di laboratorium.

Baca Juga: 5 Pilihan Buah Terbaik untuk Pengidap Diabetes

Sumber: hellosehat.com

Share This
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30

Layanan Unggulan

  • Royal Sport Therapy

Layanan Khusus

  • Royal Orthopaedi Services
  • Royal Beauty Clinic
  • Laser Urology & ESWL
  • Hemodialisa
  • Dry Needling

Informasi

  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan

Hubungi Kami

Address: Jl. Tantular No. 6 Renon, Denpasar - Bali
Phone: (+62361) 222 588
Mobile: +6281 33 755 0 555
Fax: +62361 226 051
Email: info@baliroyalhospital.co.id
Website: www,baliroyalhospital.co.id

Powered by: Bali Royal Hospital

Top