Bali Royal Hospital
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
Cara-Memadamkan-Sensasi-Terbakar-di-Mulut-setelah-Makan-Pedas
Link Enlarge

Cara Memadamkan Sensasi Terbakar di Mulut setelah Makan Pedas

Bali Royal Hospital December 20, 2021 Artikel 0

Pada saat Anda menggigit cabai, capsaicin akan menempel di reseptor lidah, memunculkan rasa pedas dan sensasi terbakar. Setelah itu, reseptor lidah membawa sinyal ke otak menandakan tubuh menyentuh sesuatu yang panas. Hal ini bisa membuat tubuh berkeringat ketika kepedasan. Rasa pedas yang terasa pun bisa semakin kuat dan tak kunjung hilang.

Untuk mengatasi kepedasan, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan yang membantu menetralkan rasa di lidah.

1. Minum susu

Salah satu cara mengatasi kepedasan yang paling banyak orang coba yaitu minum susu. Susu dianggap dapat meredakan rasa pedas di mulut berkat protein di dalamnya yang disebut kasein.

Kasein dalam susu ternyata bisa membantu memecah capsaicin pada cabai. Pada saat Anda minum susu, kasein akan membantu membersihkan molekul capsaicin yang penuh minyak dan mengambang di sekitar mulut.

Untuk itu, pilihlah jenis susu yang mengandung protein kasein agar bisa mendinginkan rasa membakar di mulut, seperti:

  • susu sapi,
  • yogurt,
  • keju cottage, atau
  • krim asam (sour cream).

2. Makan nasi atau roti

Selain susu, makanan lain yang diklaim mampu menghilangkan rasa pedas yaitu nasi atau roti. Pasalnya, kedua makanan ini termasuk sumber karbohidrat dengan pati yang memberikan sensasi ‘kasar’ di mulut.

Pada saat Anda makan nasi atau roti, reseptor lidah akan menangkap sinyal berbeda. Sensasi kasar yang dimunculkan mengecoh reseptor sehingga tidak lagi mendeteksi rasa pedas di lidah.

Selain itu, makan makanan bertepung dapat membantu menyerap sejumlah capsaicin dan mencegah senyawa ini masuk ke tubuh.

Baca Juga: Penyebab Munculnya Gigi Berlubang

3. Konsumsi madu atau gula

Tahukah Anda bahwa skala Scoville, yaitu ukuran kepedasan makanan, ditentukan berdasarkan jumlah air gula yang dibutuhkan untuk menghilangkan kepedasan?

Air gula ini dapat menghilangkan kepedasan cabai hingga tingkat yang tidak terdeteksi. Itu sebabnya, satu sendok makan atau gula mungkin dapat membantu mengatasi rasa pedas di mulut Anda. Cobalah untuk mencampurkan 1 sendok makan gula ke dalam air atau oleskan madu secukupnya. Hal ini bertujuan melapisi lidah untuk meredakan sensasi terbakar dari cabai.

4. Minum minuman asam

Bagi Anda yang tidak bisa minum susu sapi, jangan khawatir. Alih-alih minum susu, Anda bisa memilih minuman asam sebagai cara mengatasi kepedasan. Begini, capsaicin merupakan molekul basa maka senyawa asam pada air lemon atau jeruk dapat membantu menetralkan aktivitas molekulnya.

Hal ini yang memungkinkan makan atau minum sesuatu yang asam, seperti lemun atau jeruk nipis membantu mendinginkan mulut yang kepedasan. Namun, konsumsilah makanan asam sewajarnya, ya, agar tidak muncul masalah pencernaan.\

Tonton Juga: Tips Makanan Yang Perlu di Hindari oleh Penderita Asam Lambung

5. Memakai minyak zaitun

Cara mengatasi kepedasan yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda yaitu memanfaatkan minyak zaitun. Minyak zaitun atau minyak sayur lainnya mengandung banyak lemak. Hal ini ternyata bisa membantu ‘mencuci’ mulut yang terasa panas dan terbakar. Bila memungkinkan, cobalah memasukkan minyak zaitun ke dalam kulkas agar lebih dingin sebelum dipakai untuk menghilangkan rasa pedas.

6. Makan selai kacang

Sama seperti minyak zaitun, selai kacang mentega (peanut butter) mengandung lemak yang cukup tinggi. Artinya, peanut butter bisa Anda manfaatkan untuk menghilangkan rasa pedas dan panas pada mulut. Tidak hanya itu, kandungan gula pada selai kacang berkontribusi besar dalam mengatasi sensasi terbakar yang dirasakan setelah makan makanan pedas.

7. Konsumsi coklat

Para penggemar coklat mungkin sudah tahu bila makanan pedas bisa diatasi dengan mengonsumsi coklat. Berkat kandungan gula di dalamnya, coklat dianggap sebagai cara mengatasi kepedasan yang tak kalah efektif. Di sisi lain, coklat hadir dalam berbagai bentuk, baik batangan maupun susu. Anda juga bisa memilih susu coklat untuk menghilangkan sensasi terbakar pada mulut.

Susu coklat mengandung kasein, lemak, dan gula yang diklaim dapat meredakan rasa pedas tersebut. Tak heran, susu coklat diklaim sebagai penyelamat di kala mulut terasa panas. Bila cara mengatasi kepedasan di atas tidak kunjung membuahkan hasil dan mulut tetap terasa terbakar, silakan konsultasikan dengan dokter.

 

Sumber: hellosehat.com

Share This
Gingivostomatitis, Infeksi pada Mulut dan Gusi
Link Enlarge

Gingivostomatitis, Infeksi pada Mulut dan Gusi

Bali Royal Hospital December 17, 2021 Artikel 0

Gingivostomatitis adalah penyakit infeksi yang terjadi pada mulut dan gigi. Biasanya, kondisi ini terjadi ketika ada infeksi virus atau bakteri.

Infeksi pada mulut tersebut bisa menyebabkan munculnya luka, lenting, dan sariawan pada mulut. Luka dan sariawan bisa terbentuk di lidah, bawah lidah, bagian dalam pipi, serta bibir dan gusi.

Salah satu penyebab umumnya adalah kesehatan gigi dan mulut yang kurang terjaga, seperti jarang menyikat gigi.

Gingivostomatitis juga sering kali disebut dengan gingivostomatitis herpetika akut dan primer. Kondisi ini banyak ditemukan pada anak-anak dengan infeksi virus herpes tipe 1 (HSV-1).

Tanda dan gejala gingivostomatitis

Di bawah ini adalah beberapa tanda dan gejala gingivostomatitis.

  • Sakit di area mulut dan gusi
  • Gusi membengkak dan memerah
  • Adanya luka atau lenting di gusi, bibir, lidah, bagian dalam pipi, dan langit-langit mulut
  • Demam
  • Produksi air liur meningkat
  • Bau mulut
  • Nafsu makan menurun
  • Beberapa kasus gingivostomatitis bersifat subklinik, yang artinya penyakit tidak parah dan sulit untuk didiagnosis.

Dalam sebagian kasus, beberapa orang mungkin akan melewati satu waktu merasa demam dan lemas sebelum sariawan muncul.

Penyebab gingivostomatitis

Setidaknya ada lima penyebab umum peradangan dan infeksi pada mulut dan gusi, yakni:

  • infeksi akibat virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1),
  • infeksi bakteri Streptococcus,
  • infeksi bakteri Actinomyces,
  • infeksi coxsackievirus, dan
  • tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik.

Pada anak-anak, infeksi HSV-1 adalah penyebab yang paling banyak ditemukan, dengan sekitar jumlah kasus 90% disebabkan oleh virus tersebut.

Risiko komplikasi gingivostomatitis

Gingivostomatitis yang tidak segera diobati bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti di bawah ini.

1. Infeksi HSV-1 berat

Selain mengenai mulut dan gigi, virus HSV-1 berpotensi menyebar ke bagian mata. Kondisi ini disebut dengan herpes simplex keratitis (HSK).

HSK tak hanya menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman, namun juga berisiko memicu kerusakan mata permanen, bahkan kebutaan.

Biasanya, komplikasi gingivostomatitis yang satu ini banyak terjadi pada bayi dan orang-orang dengan sistem imun tubuh yang buruk.

Baca Juga: Penyebab Munculnya Gigi Berlubang

2. Dehidrasi dan nafsu makan menurun

Sebuah studi dari Journal of Dental Health, Oral Disorders, and Therapy menyebut bahwa 89% anak-anak dengan gingivostomatitis minum lebih sedikit dari biasanya.

Akibatnya, anak-anak lebih rentan mengalami dehidrasi serta kekurangan nutrisi. Gejala-gejalanya dapat meliputi:

  • mulut kering,
  • kulit kering,
  • pusing,
  • merasa lelah,
  • tidur lebih banyak,
  • tidak tertarik dengan aktivitas yang biasanya senang dilakukan, dan sembelit (konstipasi).

Maka itu, untuk mencegah dehidrasi serta kekurangan nutrisi, orang tua harus mengawasi pola makan anak agar kebutuhan nutrisi dan cairannya tetap terjaga.

Diagnosis peradangan gingivostomatitis

Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan.

Setelah itu, biasanya dokter akan melakukan diagnosis dengan memeriksa kondisi gigi, mulut, dan lidah Anda. Luka dan sariawan yang ada juga akan diperiksa secara saksama.

Anda biasanya tidak perlu menjalani tes kesehatan apa pun. Namun, dalam beberapa kasus, dokter perlu tahu apakah sariawan disebabkan oleh bakteri atau virus dengan cara tes swab.

Baca Juga: Manfaat Humidifier Untuk Memperlancar Pernapasan

Pengobatan gingivostomatitis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Gingivostomatitis biasanya akan menghilang dalam waktu 2-3 minggu tanpa pengobatan. Dalam sebagian kasus, dokter akan meresepkan obat antibiotik dan membersihkan area infeksi untuk mempercepat penyembuhan.

Jika gigi dan mulut terasa sakit, Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen.

Berikut adalah beberapa perawatan tambahan yang perlu Anda lakukan di rumah:

  • Kumur dengan air hangat yang dicampur dengan 1/2 sendok teh garam, atau obat kumur dengan kandungan hidrogen peroksida sebanyak 2 kali sehari.
  • Konsumsi makanan yang sehat. Untuk sementara waktu, hindari makanan yang terlalu pedas, asin, atau asam. Makanan tersebut dapat memperparah atau mengiritasi luka di mulut.
  • Selalu jaga kebersihan mulut dan gigi dengan sikat gigi dan flossing setiap hari.

Bagaimana cara mencegah kondisi ini?

Menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat mengurangi risiko Anda untuk terkena gingivostomatitis. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang bisa Anda terapkan:

  • Sikat gigi Anda setidaknya 2 kali sehari, terutama sehabis makan dan sebelum tidur.
  • Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau dental floss setiap hari.
  • Periksakan gigi ke dokter gigi secara rutin, yaitu setiap 6 bulan sekali.
  • Cuci tangan dengan air dan sabun mengalir.
  • Menjaga kebersihan peralatan atau perlengkapan yang masuk ke mulut (gigi palsu, retainer, atau alat musik tiup) untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Untuk mencegah infeksi virus HSV-1, hindari kontak wajah atau bibir dengan orang yang terinfeksi. Pastikan Anda juga tidak berbagi peralatan kosmetik, alat cukur, atau alat makan dengan orang yang terinfeksi.

 

Sumber: hellosehat.com

Share This
Sukses-Bayi-Tabung-untuk-Mums-dan-Dads
Link Enlarge

Sukses Bayi Tabung untuk Mums dan Dads

Bali Royal Hospital December 15, 2021 Artikel 0

Program bayi tabung atau dalam istilah medisnya in vitro fertilisation (IVF) adalah salah satu metode program kehamilan untuk pasangan yang belum bisa hamil secara alami. Penting bagi Mums untuk tahu tips sukses bayi tabung supaya sebisa mungkin bisa hamil di percobaan pertama. Persiapan merupakan bagian penting dari tips sukses bayi tabung. Dengan begitu, Mums dan Dads juga bisa lebih hemat. Berikut tips sukses bayi tabung!

Tips Sukses Bayi Tabung

Mums dan Dads bisa mengikuti tips sukses bayi tabung berikut:

1. Cari Pusat Bayi Tabung yang Terbaik

Memilih pusat atau klinik program bayi tabung yang baik sangat penting dalam meningkatkan kemungkinan keberhasilan untuk hamil. Setiap klinik memiliki keterampilan teknisi dan dokter yang berbeda-beda, seperti kondisi tempat di mana embrio akan ditumbuhkan.

  • Coba Mums dan Dads membuat daftar klinik bayi tabung dan cari tahu hal-hal berikut:
  • Rasio kehamilan setiap transfer embrio
  • Tingkat kehamilan untuk pasangan yang berusia sama dengan Mums dan Dads serta memiliki masalah infertilitas yang sama
  • Akreditasi klinik dan sertifikasi dokter serta staffnya
  • Biaya prosedur
  • Berapa jumah embrio yang bisa disimpan dan berapa lama.
  • Berapa banyak kehamilan yang sukses berupa kehamilan kembar

Sukses-Bayi-Tabung-untuk-Mums-dan-Dads-BROS

2. Hindari Ejakulasi untuk Menambah Jumlah Sperma

Sebaiknya Dads tidak ejakulasi selama tiga hingga empat hari sebelum donasi sperma. Menghindari hubungan seksual dan masturbasi akan meningkatkan jumlah sperma, sehingga juga meningkatkan kemungkinan keberhasilan bayi tabung. Ini juga bagian penting dari tips sukses bayi tabung.

3. Konsumsi Banyak Lemak Sehat

Penelitian dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa mengonsumsi makanan kaya lemak monounsaturated dapat membantu meningkatkan kemungkinan wanita hamil lewat prosedur bayi tabung. Contoh makanan yang kaya lemak monounsaturated di antaranya alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak bunga matahari, dan minyak zaitun.

4. Meditasi dan Menghilangkan Stres

Stres berdampak buruk pada sistem reproduksi dan menurunkan kemungkinan keberhasilan program bayi tabung. Memang normal jika Mums dan Dads khawatir jika usaha untuk hamil ini akan berhasil atau tidak. Tapi, Mums dan Dads juga harus menemukan waktu dan cara untuk meredakan stres dan kekhawatiran tersebut. Sebagai rekomendasi, Mums dan Dads bisa melakukan meditasi untuk mengurangi stres.

Baca Juga: Sperma Encer Berarti Sulit Bikin Pasangan Hamil?

5. Hindari Konsumsi Alkohol dan Kafein

Alkohol adalah teratogen (senyawa atau faktor yang memicu malformasi dalam janin). Alkohol juga berdampak buruk pada perkembangan janin. Konsumsi kafein berlebihan juga dapat berdampak buruk terhadap janin. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi kafein selama menjalani program bayi tabung.

6. Hindari Olahraga Berat

Olahraga penting untuk kesehatan, namun olahraga berlebihan bisa menurunkan kesuburan wanita. Jadi, hindari olahraga berat selama menjalani prosedur bayi tabung. Mungkin Mums bisa olahraga ringan hingga sedang seperti yoga dan berenang. Ini penting sebagai bagian dari tips sukses bayi tabung.

7. Tidur yang Cukup

Siklus tidur harus normal untuk setidaknya selama dua minggu sebelum mulai prosedur bayi tabung. Pastikan Mums dan Dads tidur selama delapan jam sehari.

Baca Juga: Bagaimana ciri-ciri sperma dan air mani yang sehat?

8. Berhenti Merokok

Merokok memengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Merokok bisa menurunkan kesempatan hamil.

9. Konsumsi Suplemen yang Diberikan Dokter

Mums dan Dads bisa minta rekomendasi dokter tentang suplemen yang bisa membantu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung. Suplemen seperti CoQ10 bisa meningkatkan kualitas sperma dan telur. Vitamin D juga baik dikonsumsi saat program hamil.

Share This
Dampak-Konsumsi-Minuman-Berenergi-untuk-Jantung-Anda
Link Enlarge

Dampak Konsumsi Minuman Berenergi untuk Jantung Anda

Bali Royal Hospital December 13, 2021 Artikel 0

Kebanyakan minuman berenergi mengandung kafein, taurine, guaran, dan berbagai zat stimulan lainnya. Nah, kandungan zat-zat inilah yang membuat tubuh Anda jadi lebih segar, bertenaga, dan penuh stamina. Hal itu juga yang membuat otak jadi lebih fokus dan waspada dengan lingkungan sekitar.

Meski terlihat menguntungkan, Anda mungkin tidak sadar bahwa jenis minuman ini ternyata menyimpan efek buruk bagi tubuh. Efek buruk ini terutama karena tingginya kandungan kafein di dalam minuman energi.

Bila dibandingkan dengan secangkir kopi, minuman energi mengandung kafein 5 kali lebih banyak. Padahal, minum secangkir kopi saja terkadang membuat jantung Anda berdebar-debar. Bayangkan jika Anda mengonsumsi 5 cangkir kopi sekaligus, efeknya tentu akan jauh lebih buruk dari itu.

Kafein dinyatakan aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit, misalnya pada segelas teh atau kopi. Namun jika kandungan kafein lebih dari 400 miligram (mg), maka hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan jantung.

Dampak-Konsumsi-Minuman-Berenergi-1

Konsumsi minuman energi yang mengandung kafein bisa memberikan dampak untuk jantung dengan berbagai cara, di antaranya:

  • Pada orang yang tidak terlalu sering mengonsumsinya, kafein dapat menyebabkan tekanan darah sistolik (angka teratas dalam pembacaan tekanan darah Anda) meningkat dalam jangka pendek sebanyak 10 poin. Sementara bagi orang yang bisa mengonsumsi minuman berkafein, efek ini jauh lebih sedikit.
  • Kafein pada minuman energi dapat memberikan dampak untuk jantung karena bekerja pada enzim di jantung yang merangsang intensitas kontraksi jantung.
  • Kandungan kafein dapat memfasilitasi pelepasan hormon alami yang bekerja pada jantung untuk melepaskan hormon norepinefrin. Hormon ini menghasilkan efek stimulasi yang mirip dengan adrenalin.
  • Zat kafein juga dapat meningkatkan jumlah kalsium di dalam sel-sel di jantung. Perlu diketahui bahwa semua sel yang terlibat dalam tekanan dan relaksasi jantung diatur oleh kalsium, peningkatannya dapat mempengaruhi kerja pemompaan jantung.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal The Annals of Pharmacotherapy, rata-rata setelah mengonsumsi minuman berenergi mereka akan mengalami peningkatan detak jantung sebanyak 5-7 denyut per menit.

Baca Juga: Hal-hal apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi air mani encer?

Selain kafein, kandungan taurin dalam minuman berenergi juga dapat membebani kerja jantung. Taurin mengandung sulfur dan protein yang apabila menumpuk dalam tubuh, maka akan membuat ginjal kesulitan untuk menyaringnya.

Semakin banyak taurin dalam tubuh, maka akan semakin banyak kalsium yang menumpuk di jantung. Akibatnya, detak jantung Anda jadi tidak teratur dan dapat memicu serangan jantung, bahkan kematian jantung mendadak (sudden cardiac death).

Hasilnya menunjukkan adanya keterkaitan antara masalah kesehatan, seperti aritmia, hipertensi, serangan jantung, dan stroke jika minuman berenergi dikonsumsi dalam jumlah besar.

 

Sumber: hellosehat.com

Share This
Apa-yang-Harus-Dilakukan-Setelah-Alami-Kekerasan-Seksual
Link Enlarge

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Alami Kekerasan Seksual

Bali Royal Hospital December 10, 2021 Artikel 0

Kekerasan seksual adalah setiap jenis kontak seksual atas dasar pemaksaan, ancaman kekerasan, yang terjadi tanpa persetujuan dan tidak diinginkan, termasuk perkosaan dan percobaan perkosaan, pelecehan anak, pelecehan seksual, atau ancaman. Kekerasan seksual adalah pelanggaran kriminal lintas gender dan usia. Artinya, wanita, pria, dewasa, maupun anak sama-sama bisa menjadi korban dan pelaku.

Meski sulit untuk mengetahui apa yang harus Anda lakukan, apa yang harus Anda rasakan, atau apa saja pilihan tindakan Anda setelah tindakan kekerasan seksual, ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian.

Artikel ini memberikan informasi dan saran menyeluruh untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat dan mendapatkan dukungan yang Anda butuhkan.

Yang pertama harus dilakukan setelah mengalami kekerasan seksual

1. Pastikan keselamatan diri

Jika Anda adalah korban, secepatnya pergi ke tempat yang aman. Jika Anda merasa tidak aman, pertimbangkan untuk menghubungi seseorang yang Anda percaya untuk memberi bantuan. Begitu pula jika Anda menyaksikan korban kekerasan seksual. Bawa ia menjauh ke tempat yang aman, jangan tinggalkan ia sendirian, dan tawarkan untuk menghubungi seseorang yang bisa ia percaya.

Setelah mengalami kekerasan seksual, Anda mungkin merasa takut, malu, bersalah, atau syok. Semua ini normal. Mungkin akan terasa menakutkan untuk mencoba terbuka dengan orang lain mengenai tindakan kekerasan tersebut, tapi penting untuk segera mendapatkan bantuan.

2. Hubungi polisi

Segera hubungi polisi (110) jika:

  • Anda atau korban terluka serius
  • Anda merasa atau melihat masih ada tanda-tanda bahaya dari pelaku. Melaporkan kejahatan tersebut akan membantu
  • Anda mendapatkan kembali rasa kekuatan dan kendali diri
  • Korban tidak sadarkan diri

Hotline gawat darurat lain yang bisa Anda hubungi:

  • Layanan Gawat Darurat: 119
  • Ambulans: 118

3. Jangan mandi maupun membersihkan tubuh

Sekeras apapun keinginan Anda untuk membersihkan tubuh Anda, penting untuk tidak menyisir, menyikat tubuh, membilas, mencuci vagina atau douche, menyikat gigi, atau mandi dalam 24 jam ke depan setelah mengalami tindakan kejahatan.

Jangan ganti baju dan makan-minum, jika memungkinkan. Atau simpan baju, celana, dan pakaian dalam yang Anda gunakan saat Anda mengalami kekerasan seksual dalam bungkus kertas atau koran terpisah untuk masing-masing pakaian, jangan kantong plastik.

Semua ini penting dilakukan untuk menjaga residu cairan tubuh atau jejak DNA pelaku yang mungkin menempel, guna memudahkan polisi untuk memproses kasus Anda.

Jangan pula membersihkan atau menyentuh apapun di tempat kejadian (jika tindakan kekerasan terjadi di tempat-tempat yang Anda familiar, seperti kamar tidur, rumah).

Baca Juga: Hal-hal apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi air mani encer?

4. Jika memungkinkan, segera datangi UGD rumah sakit terdekat

Bahkan jika Anda tidak mengalami cedera fisik lain yang mengkhawatirkan, atau Anda tidak merasa yakin untuk melaporkan kasus ini ke polisi, Anda masih harus menjalani pemeriksaan medis dan mendiskusikan dengan tim dokter mengenai risiko kesehatan dari paparan penyakit kelamin dan kemungkinan kehamilan dari tindakan kekerasan seksual.

Anda dapat diberikan obat untuk mencegah penularan HIV dan penyakit kelamin menular lainnya, serta mendapatkan kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan. Menjalani pemeriksaan medis juga merupakan cara bagi Anda untuk menyimpan bukti fisik dari tindakan tersebut.

Jika Anda merasa Anda telah dibius atau dipaksa untuk menenggak alkohol dan obat-obatan terlarang, bicarakan dengan petugas rumah sakit untuk menjalankan tes urin, obat, dan racun.

Dokter dan tenaga pelayanan kesehatan profesional akan menangangi segala kebutuhan medis Anda secara rahasia, dan mereka tidak akan menghubungi polisi tanpa seizin Anda. Namun, dokter akan tetap mencatat setiap hasil tes dan memasukkannya dalam catatan medis Anda.

5. Catat segala detail

Untuk kepentingan polisi memproses kasus Anda — atau bahkan untuk sekadar berjaga-jaga, jika Anda tidak yakin untuk melaporkannya — catat segala detail yang Anda ingat tentang situasi menjelang dan selama tindakan kekerasan tersebut, termasuk ciri fisik pelaku.

Baca Juga: Sperma Encer Berarti Sulit Bikin Pasangan Hamil?

6. Bicarakan dengan orang lain

Hubungi keluarga, kerabat, atau teman dekat yang bisa Anda percaya untuk mendukung dan menemani Anda selama menjalani keseluruhan proses penanganan tindakan kekerasan seksual.

Anda juga bisa berbicara dengan seorang konselor yang terlatih untuk menangani korban kejahatan seksual. Konseling dapat membantu Anda belajar bagaimana mengatasi dampak emosional dan fisik setelah mengalami trauma. Anda dapat menemukan konselor dengan menghubungi pihak rumah sakit, lembaga bantuan hukum lokal, lembaga bantuan korban, atau pusat krisis terdekat.

Hotline lainnya yang bisa Anda hubungi:

  • Komnas Perlindungan Anak: Hotline 021-87791818 atau 021-8416157
  • Komnas Perempuan: 021-3925 230
  • Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri: 500-454
  • Komnas HAM: 021-3925 230

Jika Anda telah mengalami kekerasan seksual — dalam bentuk apapun — ini bisa menjadi suatu pengalaman yang traumatik. Setiap orang bereaksi berbeda, dan perasaan Anda cenderung dapat berubah dari waktu ke waktu. Anda sangat mungkin untuk merasakan emosi yang campur aduk, seperti rasa takut, bersalah, dan marah. Namun, penting untuk dipahami bahwa menjadi korban kekerasan seksual bukan kesalahan Anda.

Anda dapat mencari bantuan secepatnya segera setelah tindakan kekerasan seksual terjadi atau berhari-hari berikutnya, bulanan atau tahunan kemudian, namun semakin cepat akan semakin baik.

 

Sumber: hellosehat.com

Share This
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29

Layanan Unggulan

  • Royal Sport Therapy

Layanan Khusus

  • Royal Orthopaedi Services
  • Royal Beauty Clinic
  • Laser Urology & ESWL
  • Hemodialisa
  • Dry Needling

Informasi

  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan

Hubungi Kami

Address: Jl. Tantular No. 6 Renon, Denpasar - Bali
Phone: (+62361) 222 588
Mobile: +6281 33 755 0 555
Fax: +62361 226 051
Email: info@baliroyalhospital.co.id
Website: www,baliroyalhospital.co.id

Powered by: Bali Royal Hospital

Top