Bali Royal Hospital
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
Penyebab-Flu-di-Musim-Hujan,-Buka-Karena-Hujan
Link Enlarge

Penyebab Flu di Musim Hujan, Bukan Karena Hujan

Bali Royal Hospital May 8, 2024 Artikel 0

Musim penghujan sering kali dikaitkan dengan penyakit influenza atau flu dan batuk. Hal itu terjadi karena jumlah kasus flu dan batuk di musim hujan biasanya mengalami peningkatan dibandingkan saat musim panas. Mengapa demikian? Faktor apa yang menjadi penyebabnya?

Mengapa penyakit flu dan batuk sering terjadi di musim hujan?

Ketika memasuki musim penghujan, tubuh Anda lebih rentan terhadap penyakit, termasuk flu dan batuk. Beberapa orang kerap mengaitkan kondisi tersebut dengan paparan air hujan ke tubuh.

1. Aktivitas lebih sering dilakukan dalam ruangan

Selama musim hujan, kebanyakan orang lebih banyak menghabiskan waktu untuk beraktivitas di dalam ruangan tertutup. Kondisi tersebut membuat virus menjadi lebih mudah menyebar.

Sebagai contoh, Anda berada dalam satu ruangan dengan orang yang sedang sakit flu atau batuk.

Buruknya sirkulasi udara pada ruangan tertutup dapat meningkatkan penularannya karena Anda menghirup udara yang sama dengan orang tersebut.

Baca Juga: Mengapa penyakit flu sering terjadi di musim hujan?

2. Kurangnya paparan sinar matahari

Pada musim penghujan, sinar matahari akan lebih jarang muncul. Minimnya paparan sinar matahari membuat Anda kekurangan asupan vitamin D dan melatonin.

Ketika tubuh kekurangan vitamin D dan melatonin, kinerja sistem imun tentu tidak akan maksimal. Akibatnya, Anda akan lebih rentan tertular virus atau penyakit, termasuk flu dan batuk.

3. Virus tumbuh subur saat musim penghujan

Ketika memasuki musim hujan, kelembapan udara akan mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat virus semakin mudah memperbanyak diri. Maka dari itu, Anda akan lebih rentan terserang flu dan batuk pada musim ini.

Sumber : Hellosehat.com

Share This
Kapan-cek-darah-untuk-DBD-perlu-dilakukan
Link Enlarge

Kapan cek darah untuk DBD perlu dilakukan?

Bali Royal Hospital May 1, 2024 Artikel 0

Demam berdarah dengue atau DBD adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue. Ada empat serotipe virus dengue penyebab DBD, yaitu DENV-1, -2, -3, dan -4. Infeksi dari virus-virus tersebut menyebabkan berbagai gejala seperti demam, pusing, nyeri pada bola mata, otot, sendi, dan ruam.

Biasanya, pemeriksaan demam berdarah baru akan dilakukan ketika dokter memang sudah mencurigai bahwa Anda terkena virus dengue. Berikut adalah gejala-gejala yang menentukan bahwa Anda kemungkinan besar terkena DBD.

  • Demam tinggi secara tiba-tiba, bahkan mencapai 40 derajat Celsius.
  • Demam berlangsung selama 2-7 hari.
  • Muncul ruam dan bintik-bintik merah di kulit.
  • Nyeri pada otot, sendi, dan bagian belakang bola mata.
  • Sakit perut.
  • Mual dan sering muntah, terkadang disertai darah.
  • Mimisan dan gusi berdarah.

Tes demam berdarah juga sangat dianjurkan apabila Anda mengalami demam tinggi dalam waktu 2 minggu setelah Anda kembali dari negara atau daerah yang terkena wabah demam berdarah.

Baca Juga: Apakah pasien DBD harus diopname atau boleh dirawat di rumah?

Share This

Persiapan Sebelum Melakukan Tes Stres EKG?

Bali Royal Hospital April 26, 2024 Artikel 0

Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan tes stres EKG ini, seperti berikut:

  • Beri tahu dokter semua obat, vitamin, herbal, dan suplemen yang Anda gunakan.
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil.
  • Pastikan Anda tidur yang cukup sebelum menjalani tes.
  • Hindari makan atau minum apa pun kecuali air putih selama 4 jam sebelum tes.
  • Jangan minum atau makan apa pun yang mengandung kafein 12 jam sebelum tes.
  • Jangan mengonsumsi obat jantung pada hari pemeriksaan, kecuali atas izin dokter.
  • Gunakan sepatu yang nyaman serta celana yang longgar.
  • Gunakan kemeja lengan pendek dengan kancing depan agar lebih mudah menempelkan elektroda EKG ke dada
  • Jika Anda menggunakan inhaler untuk asma atau masalah pernapasan lainnya, bawa juga saat tes.

Berdasarkan kondisi medis, dokter mungkin meminta Anda untuk melakukan persiapan khusus lainnya yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Baca Juga: Tujuan Melakukan Tes Stres EKG?

Share This
Mengenal-Etilen-Oksida-pada-Makanan
Link Enlarge

Mengenal Etilen Oksida pada Makanan

Bali Royal Hospital April 22, 2024 Artikel 0

Etilen oksida adalah zat kimia yang berbentuk gas tidak berwarna, mudah terbakar, dan berbau agak manis. Salah satu penggunaan gas ini adalah dalam produksi etilen glikol, senyawa alkoholik yang sempat ditemukan pada sejumlah produk obat sirop beberapa bulan lalu.

Dalam jumlah lebih kecil, gas ini dapat digunakan sebagai pestisida. Etilen oksida juga berfungsi untuk mensterilkan peralatan bedah dan produk medis lainnya. Secara umum, orang yang bekerja di industri kimia, farmasi, dan tekstil berisiko tinggi terpapar ethylene oxide yang digunakan sebagai bahan baku produksi.

Pada masyarakat umum, paparan gas ini mungkin terjadi saat seseorang mengonsumsi produk makanan atau minuman tertentu, seperti rempah-rempah, teh, dan kopi.

Baca Juga: Tips Mengatasi Perubahan Warna Gigi Akibat Minum Kopi Yang Berlebihan

Paparan etilen oksida meningkatkan risiko kanker

Paparan ethylene oxide dari udara atau makanan dapat menyebabkan kerusakan dan mutasi genetik pada DNA sehingga meningkatkan risiko kanker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan etilen oksida sebagai bahan kimia yang paparannya berpotensi menjadi karsinogen bagi tubuh manusia.

Menurut National Cancer Institute, paparan bahan kimia berbahaya ini bisa meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, khususnya limfoma dan leukemia.

Limfoma merupakan jenis kanker darah yang berkembang pada sel darah putih (limfosit), sedangkan leukemia merupakan kanker yang memengaruhi darah dan sumsum tulang belakang. Kanker perut dan kanker payudara pada wanita juga diketahui terkait dengan paparan gas etilen oksida.

Sumber: hellosehat.com

Share This

5 Obat Hidung Tersumbat untuk Melegakan Pernapasan

Bali Royal Hospital April 8, 2024 Artikel 0

Penggunaan obat hidung tersumbat merupakan salah satu cara untuk mengatasi rasa tidak nyaman dan keluhan susah napas saat hidung mampet. Namun, jenis obat ini sebaiknya digunakan sesuai dengan penyebabnya agar pengobatan lebih efektif dan keluhan pun bisa segera teratasi.

Hidung tersumbat umumnya terjadi ketika seseorang mengalami flu, sinusitis, batuk pilek, atau alergi. Kondisi ini juga bisa dipicu atau diperburuk oleh udara kering, kedinginan, dan paparan asap rokok atau polusi.

Saat hidung tersumbat, bernapas sering kali dilakukan melalui mulut. Cara ini tentu tidak nyaman karena membuat mulut kering dan tenggorokan sakit. Nah, salah satu cara untuk meredakan keluhan hidung tersumbat dan melegakan pernapasan adalah dengan menggunakan obat hidung tersumbat.

Berbagai Obat Hidung Tersumbat

Meski umum terjadi, hidung tersumbat cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat tidur. Ketika tidur, hidung makin sulit digunakan untuk bernapas sehingga tidur pun menjadi tidak nyenyak.

Agar hidung tersumbat segera sembuh, berikut ini adalah berbagai pilihan obat hidung tersumbat:

1. Dekongestan

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi penyumbatan di hidung akibat pembengkakan dan memudahkan lendir untuk keluar. Beberapa contoh obat golongan dekongestan adalah pseudoephedrine, phenylephrine, dan oxymetazoline.

Dekongestan umumnya dijual bebas dan tersedia dalam bentuk obat minum atau obat semprot hidung. Namun, jangan gunakan dekongestan lebih dari 3 hari tanpa saran dokter, karena bisa memperburuk kondisi hidung tersumbat dan meningkatkan tekanan darah.

2. Antihistamin

Apabila hidung tersumbat disebabkan oleh alergi, pilihan obat hidung tersumbat yang sebaiknya Anda pilih adalah antihistamin. Obat ini dapat menghentikan zat histamin yang diproduksi dalam tubuh saat alergi muncul.

Beberapa contoh obat antihistamin meliputi cetirizine, loratadine, chlorpheniramine, atau diphenhydramine. Namun, obat ini umumnya menimbulkan kantuk sehingga pastikan Anda tidak melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan atau fokus penuh setelah mengonsumsinya.

3. Obat pereda nyeri

Meski tidak langsung menghilangkan hidung tersumbat, obat pereda nyeri bisa meredakan rasa sakit di area wajah saat hidung tersumbat. Pilihan obat yang termasuk dalam pereda nyeri adalah paracetamol dan ibuprofen.

4. Obat oles mentol

Obat oles yang mengandung mentol juga bisa menjadi pilihan obat hidung tersumbat. Cara menggunakannya pun cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan sedikit obat ini di area dada atau bawah lubang hidung, lalu hirup aroma mentolnya.

Obat oles mentol akan menciptakan sensasi dingin dan melegakan hidung mampet, sehingga Anda pun bisa lebih mudah bernapas. Selain obat oles, mentol juga sering ditemukan dalam obat hirup khusus hidung tersumbat.

Beberapa jenis obat hidung tersumbat di atas umumnya sudah tercampur dalam satu kemasan obat, misalnya perpaduan dekongestan dan antihistamin dapat ditemukan dalam obat-obatan flu.

Agar lebih aman, pastikan Anda mengecek kandungan obat hidung tersumbat yang akan dikonsumsi. Bila Anda ingin minum obat tersebut dan memiliki kondisi medis tertentu, misalnya kehamilan, penyakit darah tinggi, gangguan jantung, atau masalah liver, dianjurkan untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.

Selain itu, jika penggunaan obat hidung tersumbat tidak mampu meredakan keluhan yang muncul dalam 3 hari, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Apalagi jika hidung tersumbat sudah mulai mengganggu tidur atau disertai gejala lain, seperti demam, sulit bernapas, dan bibir kebiruan atau sianosis.

Share This
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10

Layanan Unggulan

  • Royal Sport Therapy

Layanan Khusus

  • Royal Orthopaedi Services
  • Royal Beauty Clinic
  • Laser Urology & ESWL
  • Hemodialisa
  • Dry Needling

Informasi

  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan

Hubungi Kami

Address: Jl. Tantular No. 6 Renon, Denpasar - Bali
Phone: (+62361) 222 588
Mobile: +6281 33 755 0 555
Fax: +62361 226 051
Email: info@baliroyalhospital.co.id
Website: www,baliroyalhospital.co.id

Powered by: Bali Royal Hospital

Top