Bali Royal Hospital
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English
  • Layanan
    • Layanan Medis
      • Layanan 24 Jam
      • Layanan Penunjang Medis
      • Layanan Rawat Jalan
      • Fasilitas Penunjang
      • Layanan Rawat Inap
    • Layanan Unggulan
      • Royal Sport Therapy
    • Layanan Khusus
      • Royal Orthopaedi Services
      • Royal Beauty Clinic
      • Laser Urology & ESWL
      • Hemodialisa
      • Dry Needling
    • International Services
  • Royal Wellness ✨
  • Dokter Spesialis
  • Tarif Kamar Rawat Inap
  • MCU
  • Info
    • Profil RS
    • BROS Mobile
    • Artikel
    • Video
    • Kegiatan & Berita
    • Karir
    • Asuransi Mitra
  • Language: Indonesia
    • Indonesia Indonesia
    • English English

Penyebab Rabies

Bali Royal Hospital January 10, 2024 Artikel 0

Penyebab rabies adalah infeksi virus yang menular melalui gigitan hewan. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh ketika air liur hewan yang terinfeksi masuk melalui luka terbuka atau selaput lendir tubuh.

Berikut ini beberapa jenis hewan penyebabnya:

  • Kucing.
  • Sapi.
  • Anjing.
  • Musang.
  • Kambing.
  • Kuda.
  • Hewan liar.
  • Kelelawar.
  • Berang-berang.
  • Coyote.
  • Rubah.
  • Monyet.
  • Rakun.
  • Sigung.
Share This

Ini 5 Cara Mengatasi Gejala Awal Flu

Bali Royal Hospital January 8, 2024 Artikel 0

Flu bukan suatu penyakit yang membahayakan, namun gejala yang muncul bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Gejala awal flu tersebut meliputi keluarnya ingus atau lendir, baik sesekali maupun terus-menerus.

Jika gejala awal flu tersebut sudah mulai kamu rasakan, maka penting untuk segera melakukan pengobatan dalam waktu 48 jam setelah munculnya gejala. Jika tidak segera ditangani, flu bisa semakin parah dan mengganggu. Gejala lainnya yang dapat muncul, seperti rasa gatal dan sakit pada tenggorokan, kepala terasa berat dan sakit, pegal-pegal, dan lain-lain.

Supaya tidak semakin parah, ini beberapa cara untuk mengatasi gejala awal flu.

  • Mulai Perbanyak Minum Air. Saat gejala flu muncul penting untuk segera minum lebih banyak air atau jus untuk menghindari gejala dehidrasi seperti, sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Tidak hanya dengan minum, kamu bisa konsumsi sup ayam atau sayur bayam untuk memenuhi kebutuhan cairan.
  • Berkumur dengan Air Garam. Cara alami untuk mengatasi gatal di tenggorokan adalah konsumsi segelas air hangat yang ditambahkan setengah sendok teh garam dapur. Hal ini karena garam mampu menarik keluar kelebihan air dalam jaringan tenggorokan, mengurangi peradangan, dan membersihkan lendir serta meringankan iritasi di tenggorokan.
  • Menggunakan Semprot Hidung. Saat gejala flu baru muncul, maka kamu harus memastikan hidung bersih dan tidak mampet. Semprot hidung yang mengandung saline bisa kamu gunakan sehingga gejala tidak berkembang semakin parah.
  • Konsumsi Obat. Untuk melawan rasa sakit, kamu bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen selama dua jam ke depan. Kamu juga bisa konsumsi obat-obatan alergi seperti zyrtec dan benadryl, dapat membantu meredakan gejala seperti hidung meler dan mata berair. Sementara untuk membersihkan sinus, kamu bisa menggunakan obat yang mengandung dekongestan.
  • Istirahat. Faktanya, tubuh tidak mampu melawan virus dengan lebih baik jika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Setelah gejala muncul, sebaiknya segera beristirahat. Agar semakin nyenyak, kamu bisa terlebih dahulu mandi dengan air hangat guna meningkatkan kualitas tidur.
  • Penuhi Kebutuhan Gizi. Pola makan sehat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karenanya, penuhi kebutuhan gizi yang mencakup protein seperti daging tanpa lemak, ikan, atau kacang-kacangan, gandum, beras merah, serta sayuran berwarna yang kaya antioksidan.
  • Lakukan Latihan Fisik Ringan. Istirahat memang disarankan, namun saat gejala awal flu muncul kamu juga bisa melakukan sedikit latihan fisik ringan guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Mencegah Flu

Flu juga dapat dengan mudah menyebar melalui bersin dan batuk pengidapnya. Sehingga mungkin saja kamu yang awalnya tidak mengidap flu bisa tertular. Flu juga bisa menular melalui benda yang disentuh pengidap flu. Nah, untuk mencegah, pastikan kamu selalu menjaga kebersihan. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dan menggunakan masker saat bepergian, terutama jika orang di sekitar ada yang mengidap flu.

Sumber: www.halodoc.com

Share This
makanan-untuk-pasien-cuci-darah-konten-by-Bali-Royal-Hospital
Link Enlarge

5 Makanan untuk Kesehatan Ginjal Pasien Cuci Darah

Bali Royal Hospital January 6, 2024 Artikel 0

Orang yang mengalami gagal ginjal kronis biasanya dianjurkan untuk melakukan cuci darah (hemodialisis). Selama pasien menjalani rutinitas cuci darah, dokter biasanya menyarankan konsumsi makanan tertentu untuk menjaga kesehatan ginjal.

Dengan banyaknya anjuran dan pantangan yang ada, bagaimana cara memilih jenis makanan terbaik untuk ginjal Anda? Simak ulasannya berikut ini.

1. Cukupi kebutuhan protein

Pasien cuci darah umumnya perlu asupan protein yang tinggi karena banyak protein yang hilang saat proses cuci darah berlangsung. Meski demikian, Anda tetap harus memperhatikan jumlah dan jenis protein yang dikonsumsi.

Konsumsi protein yang terlalu tinggi justru akan meningkatkan kadar urea dalam darah. Hal ini bisa memberatkan kerja ginjal yang sudah lemah. Maka dari itu, Anda sebaiknya berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi terlebih dulu.

2. Batasi asupan garam

Asupan garam (natrium) berlebih bisa memberatkan kerja jantung, membuat Anda lebih cepat haus, dan menyebabkan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, makanan untuk pasien cuci darah sebaiknya tidak mengandung banyak garam. Bila memungkinkan, hindari makanan olahan seperti daging kalengan, keripik asin, mi instan, dan makanan cepat saji. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi sayuran yang kadar garamnya rendah seperti kubis, mentimun, dan terong.

3. Perhatikan asupan cairan

Jika fungsi ginjal terganggu, kemampuannya untuk membuang kelebihan cairan juga akan berkurang. Itu sebabnya, pasien gagal ginjal harus memperhatikan asupan cairan selama menjalani cuci darah.

Dokter atau ahli gizi biasanya akan menentukan seberapa banyak cairan yang dapat Anda konsumsi setiap hari. Anda harus mengikuti anjuran ini karena kelebihan cairan dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah dan memberatkan kerja ginjal.

4. Konsumsi fosfor secukupnya saja

Makanan untuk pasien hemodialisis sebaiknya juga tidak banyak mengandung fosfor. Ginjal sebenarnya membutuhkan fosfor untuk membuang zat sisa dalam tubuh. Namun, asupan fosfor yang berlebihan justru bisa memperparah gangguan ginjal.

Inilah mengapa dokter biasanya menganjurkan pasien hemodialisis untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi fosfor. Selain itu, Anda mungkin harus mengonsumsi obat pengikat fosfor untuk menjaga kadarnya tetap stabil.

Baca Juga: Khasiat Jahe untuk Asma

Jenis makanan untuk pasien cuci darah

1. Putih telur

Putih telur merupakan makanan sumber protein berkualitas tinggi yang bersahabat bagi ginjal. Selain itu, bahan makanan ini cocok untuk pasien dialisis yang memerlukan banyak protein tapi tetap harus mengurangi asupan fosfornya.

2. Anggur

Anggur tidak cuma lezat, tapi juga mengandung zat gizi yang beragam. Buah berukuran mungil ini tinggi vitamin C dan flavonoid yang dapat mengurangi peradangan, termasuk pada ginjal. Ditambah lagi, anggur juga rendah natrium dan fosfor sehingga aman untuk ginjal.

3. Dada ayam tanpa kulit

Dada ayam merupakan makanan yang baik untuk pasien cuci darah karena kaya akan protein, tapi kandungan fosfor dan natriumnya tetap rendah. Pilihlah dada ayam segar yang belum dibumbui untuk menghindari asupan natrium tambahan.

4. Paprika

Beda dengan kebanyakan sayuran, paprika mengandung zat gizi yang beragam dengan kalium yang lebih rendah sehingga baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Paprika juga kaya vitamin A, zat gizi penting dalam sistem imun yang biasanya menurun pada pasien dialisis.

5. Bawang bombai

Bawang-bombai-konten-by-Bali-Royal-Hospital

Mengurangi pemakaian garam bisa jadi tantangan tersendiri bagi pasien penyakit ginjal karena makanan akan terasa hambar tanpa garam. Kabar baiknya, bawang bombai bisa mengembalikan kelezatan makanan Anda tanpa memberatkan kerja ginjal.

6. Kembang kol

Makanan yang satu ini sangat baik untuk pasien hemodialisis karena mengandung zat gizi yang beragam, terutama vitamin C, K, dan folat. Selain itu, kembang kol dapat menjadi alternatif kentang dengan kandungan kalium yang lebih rendah.

7. Ikan

Ikan-merupakan-sumber-asam-lemak-omega-3-konten-by-Bali-Royal-Hospital

Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3, lemak menyehatkan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh Anda. Dibanding seafood lainnya, ikan juga lebih rendah fosfor sehingga aman untuk ginjal pasien dialisis.

Pola makan yang tepat dapat membantu perawatan pasien gagal ginjal. Oleh karena itu, pilihlah makanan yang bersahabat bagi ginjal dan mengandung zat gizi beragam agar tubuh Anda senantiasa bugar selama melakukan cuci darah.

Nah, bagi sobat BROS itu dia makanan untuk Kesehatan Ginjal Pasien Cuci Darah. Jika sobat BROS memiliki penyakit gagal ginjal, bisa kok berkonsultasi dengan dokter spesialis di Bali Royal Hospital melalui aplikasi BROS Mobile. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa membuat janji dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan?

Sumber : hellosehat.com

Share This

Siapa saja yang perlu melakukan tes stres EKG?

Bali Royal Hospital January 5, 2024 Artikel 0

Biasanya dokter dan tim medis melakukan tes stres EKG untuk pasien dengan kondisi:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
  • Pasien penyakit jantung koroner.
  • Diduga memiliki masalah jantung karena memunculkan beberapa gejala yang mendukung seperti nyeri dada, detak jantung tidak teratur, sesak napas, dan lain sebagainya.
  • Terdapat riwayat penyakit hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
  • Seorang perokok aktif.

Baca Juga: Tujuan Melakukan Tes Stres EKG?

Share This
berbagai-gerakan-senam-mata-untuk-mengatasi-mata-lelah
Link Enlarge

Berbagai Gerakan Senam Mata untuk Mengatasi Mata Lelah

Bali Royal Hospital January 5, 2024 Artikel 0

Apakah Anda pernah menemukan diri memicingkan dan menggosok mata setelah berjam-jam memelototi layar komputer? Jika ya, Anda tidak sendirian. Mata terasa panas terbakar, kering atau berair, penglihatan kabur, gatal, dan lelah. Belum lagi ditambah dengan rasa sakit di daerah leher, bahu, dan punggung. Ini adalah gejala mata lelah yang umum terjadi, tetapi jarang serius. Dalam artikel ini, kita akan membahas enam latihan senam mata dasar untuk membantu Anda mengatasi keluhan mata lelah.

Bagaimana gerakan senam mata untuk mengatasi mata lelah?

Ketika melakukan gerakan-gerakan senam mata ini, jaga kepala Anda tetap di tempat, lemaskan bahu, bernapas dengan mantap, dan hanya gerakkan mata Anda. Jangan lupa: selalu cuci tangan sebelum Anda menyentuh mata.

1. Sauna telapak tangan

Gerakan senam mata pertama, gosok kedua telapak tangan bersama-sama sampai terasa hangat. Letakkan kedua tangan Anda dengan lembut untuk menutupi kedua mata. Tempatkan ujung-ujung jari di dahi, telapak tangan tepat di atas mata, dan tumit tangan bertumpu pada pipi.

Jangan langsung menyentuh bola mata, tapi berikan sedikit ruang antara tangan dan bola mata. Meski begitu, jangan pula terlalu longgar. Pastikan kedua tangan tetap berfungsi sebagai tirai untuk menciptakan kegelapan di depan mata. Tutup mata Anda, bernapas dalam-dalam, dan rileks.

Lemaskan mata dan nikmati waktu istirahat dari stimulasi visual ini. Teruskan sampai Anda merasa baikan. Saat siap untuk membuka mata, perlahan lepaskan “tirai” telapak tangan dan buka kedua mata. Hal ini dilakukan supaya mata tidak kaget akan kondisi pencahayaan yang berubah.

2. Memutar mata

Anda bisa memutar-mutar mata Anda untuk mengatasi mata yang lelah. Caranya, duduklah tegap, dengan posisi tulang belakang memanjang dan bernapas santai. Lembutkan pandangan Anda dengan melemaskan otot-otot mata dan wajah. Arahkan pandangan ke langit-langit. Secara perlahan, gerakkan mata memutar searah jarum jam, seolah menggambar sebuah lingkaran sebesar mungkin.

Perlahan, fokuskan pandangan pada obyek-obyek di sekitar jarak pandang selama Anda melakukan putaran ini. Lakukan senam ini terus sampai gerakan mata terasa halus dan lancar. Ulangi tiga kali, tutup mata, dan rileks. Ketika Anda siap, ulangi gerakan mata dari awal sebanyak tiga kali dengan arah yang berlawanan.

Baca Juga : Kenali Tanda dan Penyebab Dehidrasi pada Lansia

3. Gonta-ganti fokus

Lemaskan tubuh dan bernapas dengan santai. Luruskan satu lengan dengan kepalan tangan longgar tepat sejajar di depan mata. Buka ibu jari mengarah ke atas. Fokuskan pandangan pada ibu jari Anda.

Jaga agar pandangan tetap melekat pada ibu jari sambil perlahan-lahan tarik ibu jari mendekati hidung sampai Anda tidak lagi bisa fokus jelas mengarahnya. Tarik dan buang napas dalam-dalam, kemudian kembalikan posisi lengan teregang seraya menjaga fokus melekat di ibu jari. Ulangi sebanyak sepuluh kali.

4. Lihat jarak jauh

Senam mata untuk mengatasi mata lelah juga bisa Anda lakukan dengan menggonta-ganti fokus penglihatan. Setelah berjam-jam berhadapan dengan layar, istirahatkan pandangan Anda sejenak ke sebuah objek yang jauh. Apabila Anda di dalam ruangan, alihkan pandangan ke luar jendela, jika memungkinkan.

Berfokuslah pada objek tersebut sejelas mungkin sambil tetap menjaga mata dan wajah rileks. Ambil napas dalam-dalam, kemudian perlahan geser pandangan Anda ke sebuah objek yang dekat dengan Anda.

Bayangkan mata Anda seolah menelan gambar yang Anda lihat. Setelah itu, pindahkan lagi pandangan ke jarak jauh yang lebih bervariasi sambil sementara berhenti sejenak.

Sebagai bonus tambahan, jika Anda melihat sesuatu yang sangat menyenangkan, tersenyumlah, nikmati pemandangan indah itu, dan bersyukur atas sepasang mata sehat kuat milik Anda.

5. Pijat wajah

Tak hanya senam mata, teknik pijat tertentu juga bisa membantu Anda mengatasi mata lelah.

Perlahan pijat dahi Anda dan sepanjang kedua alis juga daerah bawah mata dengan ujung-ujung jari. Pijat relaksasi wajah ini dapat membantu meringankan tekanan di otot wajah dan mata.

6. Melirik

Kadang, melirik kanan-kiri juga dapat Anda siasati sebagai olahraga untuk mata lelah. Sambil duduk santai, tutup mata Anda dan gerakkan mata ke atas sejauh yang Anda mampu. Tahan selama beberapa saat, kemudian turunkan pandangan ke bawah.

Ulangi beberapa kali senam mata ini, kemudian buka mata dan lihat sekitar. Tutup mata Anda kembali. Sekarang, sambil tetap menutup mata, lirik ke kanan kemudian pindah ke kiri. Ulangi beberapa kali, ganti arah.

Sumber: hellosehat.com

Share This
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12

Layanan Unggulan

  • Royal Sport Therapy

Layanan Khusus

  • Royal Orthopaedi Services
  • Royal Beauty Clinic
  • Laser Urology & ESWL
  • Hemodialisa
  • Dry Needling

Informasi

  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan

Hubungi Kami

Address: Jl. Tantular No. 6 Renon, Denpasar - Bali
Phone: (+62361) 222 588
Mobile: +6281 33 755 0 555
Fax: +62361 226 051
Email: info@baliroyalhospital.co.id
Website: www,baliroyalhospital.co.id

Powered by: Bali Royal Hospital

Top