Banyak orang masih takut ke dokter gigi, karena terbayang jarum suntik dan suara dengung alat bor gigi. Padahal, ada beberapa masalah gigi yang tidak bisa dibiarkan begitu saja atau ditangani sendiri di rumah. Oleh karena itu, mari ketahui cara mengatasi rasa takut ke dokter gigi.

Penyebab Takut ke Dokter Gigi

Ada beberapa penyebab yang dapat melatarbelakangi ketakutan seseorang untuk pergi ke dokter gigi, seperti takut dengan rasa sakit yang mungkin muncul atau tidak nyaman mendengar suara alat-alat medis yang digunakan, misalnya bor gigi.
Rasa takut ke dokter gigi juga bisa bersumber dari nasihat yang kurang tepat di masa kecil, seperti “Ayo, sikat gigi. Jika tidak, nanti harus ke dokter gigi.” Kalimat semacam ini bisa membuat seseorang mengira bahwa kunjungan ke dokter gigi adalah hal yang menyeramkan.

Tips agar Tidak Takut ke Dokter Gigi

Agar Anda tidak merasa takut saat berkunjung ke dokter gigi, berikut ini adalah beberapa persiapan yang dapat dilakukan:

1. Pilih dokter gigi yang dapat tepercaya

Anda mungkin takut terhadap rasa sakit, bau, atau suara alat di ruang pemeriksaan. Namun, semua kekhawatiran itu bisa hilang ketika Anda tahu sedang ditangani oleh dokter gigi yang tepercaya.

Jadi, cobalah untuk mencari tahu referensi dokter gigi terbaik di sekitar Anda. Anda bisa bertanya ke kerabat, teman, atau sesama pasien di forum kesehatan. Dengan begitu, ketakutan Anda ke dokter gigi bisa mereda.

2. Cari tahu teknologi perawatan gigi terkini

Jika Anda takut dengan jarum suntik, Anda perlu tahu bahwa saat ini obat bius tidak hanya diberikan dalam bentuk suntikan, tetapi ada yang berbentuk gel, semprotan, atau obat kumur.

Demikian juga dengan teknologi perawatan gigi, seperti alat bor gigi yang menggunakan laser untuk membersihkan dan merapikan gigi berlubang. Dengan begitu, risiko munculnya rasa sakit yang mungkin dialami pasien dapat berkurang.

Bila Anda mengetahui dokter gigi Anda sudah menggunakan teknologi perawatan gigi terkini seperti di atas, Anda bisa ke dokter gigi dengan tenang dan menjalani perawatan gigi rutin tanpa harus cemas atau takut.

Baca Juga: Cara Mencegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas Dan Aktivitas Padat

3. Kenali jenis pengobatan dan obat bius yang digunakan

Perkembangan metode pengobatan terbaru juga memungkinkan dokter gigi untuk mengurangi rasa sakit yang dialami pasien secara signifikan. Dengan mengetahui perkembangan ini, rasa takut dan khawatir Anda mungkin bisa berkurang.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat bius yang umum digunakan oleh dokter gigi:

  • Obat bius oles untuk gusi, digunakan sebelum dokter memberikan obat bius suntik
  • TENS (transcutaneous electrical nerve stimulation), yaitu teknik pembiusan dengan arus listrik bertegangan rendah untuk mengubah persepsi rasa nyeri pada sel saraf
  • Gas tawa (nitrous oxide), yaitu gas yang diberikan dengan cara dihirup agar pasien merasa rileks saat prosedur perawatan gigi dilakukan
  • Suntikan obat penenang ke pembuluh darah tangan atau lengan, untuk menenangkan pasien yang sangat gelisah atau harus menjalani prosedur yang lebih kompleks
  • Obat bius total yang diberikan agar pasien “tertidur” selama menjalani operasi

4. Temukan dokter gigi yang memiliki fasilitas lengkap

Kini makin banyak dokter gigi yang melengkapi ruang praktiknya dengan perlengkapan yang bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan menghilangkan rasa takut, seperti TV, iPod, iPad, atau mainan anak.

Sebagian dokter gigi juga mempercantik ruangannya dengan interior yang menenangkan, seperti dinding berwarna cerah, bunga segar, dan sentuhan alunan musik. Cobalah cari dokter gigi dengan tempat praktik yang bisa membuat Anda nyaman, sehingga Anda bisa lebih rileks saat menjalani perawatan gigi.

Kesehatan gigi adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu, daripada menghindari perawatan ke dokter gigi, lebih baik cobalah beberapa tips di atas agar Anda tidak lagi takut ke dokter gigi.

Rekomendasi Dokter Gigi di Bali Royal Hospital

  1. drg. Setiawan, M.Kes.FISID
  2. drg. Valeo Adika Laksana, Sert.KGI, FISID, Sp. Perio
  3. drg. Vicky Alexandra Lijaya, Sp.KG
  4. drg. Dewa Ayu Putu Kristina Asuntya
  5. drg. Ida Ayu Sundari Utami, SKG., Srt.KGI
  6. drg. I Gusti Agung Gde Oka, M.Biomed
  7. drg. I Putu Sandi Mandita, S.KG

Sumber: alodokter.com